Seputar Niat Puasa Ramadhan yang Harus Kamu Ketahui

0
24

Seputar niat puasa Ramadhan yang harus kamu ketahui. Apa saja ya, sob? Simak selengkapnya di halaman ini.

Bulan Ramadhan tinggal menunggu beberapa jam lagi, sob. Apakah persiapanmu sudah matang untuk menyambutnya? Nah, buat yang masih bingung-bingung soal niat, berikut ini Nida telah mengulas beberapa hal yang penting.

1.Niat tidak harus dilafalkan

Sobat Nida, niat adalah amalan hati. Modal dari niat adalah kesadaran. Ketika kamu sadar dengan apa yang akan kamu kerjakan lalu berkeinginan untuk mengamalkan, maka kamu sudah dianggap berniat. Imam Nawawi berkata, “Niat dalam semua ibadah yang dinilai adalah hati, dan tidak cukup dengan ucapan lisan sementara hatinya tidak sadar. Dan tidak disyaratkan dilafalkan.” (Raudhah at-Thalibin, 1:84). Muhammad Al Khotib berkata, “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niat. Namun niat letaknya di hati. Niat tidak cukup di lisan. Bahkan tidak disyaratkan melafalkan niat.” (Al Iqna’, 1:104). Berdasarkan rujukan tersebut tidak ada dalil yang mendukung niat puasa untuk dilafalkan, begitu juga dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat yang tidak pernah mencontohkan hal tersebut.

2.Berniat sebelum masuk waktu shubuh

Hal ini berdasarkan hadits dari Hafshoh, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang belum berniat di malam hari sebelum shubuh, maka tidak ada puasa untuknya. ” (HR. An Nasa’i, Ibnu Majah, dan Abu Daud). Harus diingat ya, sob, niat puasa Ramadhan berbeda dengan puasa sunnah yang boleh dilakukan di pagi hari. Kalau kamu terlanjur lupa melakukan niat, hukum puasa menjadi tidak sah dan ada kewajiban untuk mengganti.

3.Berniat puasa Ramadhan untuk sebulan penuh?

Ulama berbeda pendapat mengenai hal ini. Sebagian berpendapat bahwa satu hari dalam Ramadhan terpisah dengan hari lainnya. Meskipun berada dalam satu bulan yang sama, satu hari dengan hari lainnya tidak menjadi satu, sehingga niatnya pun harus dilakukan satu-satu tiap malam. Akan tetapi, kalangan Fuqaha Malikiyah berpendapat bahwa puasa sejak hari awal hingga hari terakhir dalam bulan Ramadhan merupakan sebuah paket ibadah yang menyatu, berdasarkan ayat dalam al qur’an surat Al Baqarah ayat 185, “Siapa yang menyaksikan bulan (Ramadhan) itu hendaklah dia berpuasa.” Nah, menanggapi perbedaan pendapat tersebut, lebih baik kita berhati-hati dengan cara berniat di awal Ramadhan untuk berpuasa sebulan penuh dan setiap malam tetap berniat lagi.

Allahu a’lam.

Referensi: dari berbagai sumber

Foto ilustrasi: google

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here