Puasa Ramadhan, Inilah Perbuatan yang Membuatnya Sia-sia

0
98

Puasa Ramadhan, Inilah Perbuatan yang Membuatnya Sia-sia – Semangat Pagi Sobat Nida… Bagaimana nih puasa Ramadhannya? Masih pada semangat kan pastinya? Harus semangat dong… Karena nggak semua orang diberikan kenikmatan untuk bertemu dengan Ramadhan. Jadi ketika kita dipertemukan dengan Ramadhan oleh Allah, maka sudah seharusnya kita bersyukur dengan memperbanyak ibadah dan beramal shalih di bulan ini.

Menjelang pertengahan Ramadhan kali ini, coba kita introspeksi diri yuk Sob, apakah selama ini puasa Ramadhan kita sudah sesuai seperti apa yang Rasulullah ajarkan, atau puasa kita masih sebatas puasa dari lapar dan dahaga saja? Soalnya ternyata ada hal-hal yang dapat membuat puasa seseorang menjadi sia-sia. Bukan batal, bukan … Cuma ya puasanya jadi nggak sempurna gitu.

Inilah beberapa hal yang berpotensi membuat puasa Ramadhan seseorang menjadi sia-sia:

1. Berkata kotor dan melakukan perbuatan bodoh/sia-sia
Katanya puasa, tapi kok masih suka ngomong yang jorok, suka mikir ngeres, dan banyak melakukan perbuatan yang sia-sia. Ayolah … Mulai sekarang memperbaiki puasa kita dengan menghindari hal-hal tersebut. Mending memperbanyak tilawah, muraja’ah atau hal-hal bermanfaat lainnya.

Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu; Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Shaum itu benteng, maka (orang yang melaksanakannya) janganlah berbuat kotor (rafats) dan jangan pula berbuat bodoh. Apabila ada orang yang mengajaknya berkelahi atau menghinanya maka katakanlah aku sedang shaum (ia mengulang ucapannya dua kali). Dan demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sungguh bau mulut orang yang sedang shaum lebih harum di sisi Allah Ta’ala dari pada harumnya minyak misik, karena dia meninggalkan makanannya, minuman dan nafsu syahwatnya karena Aku. Shaum itu untuk Aku dan Aku sendiri yang akan membalasnya dan setiap satu kebaikan dibalas dengan sepuiluh kebaikan yang serupa”. (HR Bukhari no 1761)

2. Berdusta
Kalau berpuasa tapi masih suka ngomong dusta, itu mah percuma. Dan nyatanya masih banyak kan orang yang suka berdusta, terutama ketika sedang bercanda. Padahal mau beneran atau bercanda, yang namanya dusta ya dusta. Kurangi deh becanda nggak jelas dan suka bohongnya.

Abu Hurairah bahwasanya Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: ” Barang siapa yang tidak bisa meninggalkan perkataan Zur (dusta) dan perbuatan Zur (maksiat) maka Allah tidak membutuhkannya walaupun telah meninggalkan makan dan minumnya (tidak akan menerima puasanya-pent) “. HR Tirmidzi No 641

Puasa Ramadhan, Inilah Perbuatan yang Membuatnya Sia-sia

3. Berkata keji
Nggak boleh juga nih berkata dan berbuat keji. Apalagi kalau sampai ada orang yang tersakiti karena ucapan kita, kebayang nggak sih kalau orang tersebut mendo’akan keburukan untuk kita di bulan Ramadhan itu gimana? Makanya, jaga lisan dan gunakan untuk mengucapkan yang baik-baik saja.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan keji dan berbuat keji, Allah tidak butuh orang itu meninggalkan makan dan minumnya”.(HR Bukhari no 1770)

4. Bermaksiat
Puasa dapat menjadi tameng bagi umat muslim agar dapat menahan syahwat atau hawa nafsu dan terhindar dari berbuat maksiat. Bagi orang yang puasanya benar, maka ia akan dapat menghindarkan diri dari berbuat maksiat. Jadi… tinggalkanlah maksiat, karena jika tidak maka puasa kita bisa sia-sia.

Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Setiap amal anak Adam dilipatgandakan pahalanya. Satu macam kebaikan diberi pahala sepuluh hingga tujuh ratus kali. Allah ‘azza wajalla berfirman; ‘Selain puasa, karena puasa itu adalah bagi-Ku dan Akulah yang akan memberinya pahala. Sebab, ia telah meninggalkan nafsu syahwat dan nafsu makannya karena-Ku.’ Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan. Kebahagiaan ketika ia berbuka, dan kebahagiaan ketika ia bertemu dengan Rabb-Nya. Sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah daripada wanginya kesturi.”(HR Muslim no 1945)

Itulah beberapa hal yang dapat membuat sia-sia puasa Ramadhan. Jadi gimana? Masih ada satu dari empat hal di atas yang masih dilakukan? Mumpung masih ada waktu, yuk manfaatkan sisa waktu ini untuk terus memperbaiki diri.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here