Perpustakaan Luluh Lantak, Sukarelawan Evakuasi Buku

By | April 4, 2018

 

Annida-Online–Gempa 7, 6 SR di Sumatera Barat meluluhlantakkan
juga Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat hingga rata dengan tanah. Perpustakaan
yang terletak di Jalan Diponegoro No. 4 Padang ini merupakan perpustakaan
terbesar yang sering dikunjungi pelajar, mahasiswa atau pun masyarakat Padang. Sayangnya, tidak
begitu banyak pihak yang peduli untuk menyelamatkan ribuan buku yang dikoleksi.
Melihat kondisi ini beberapa sukarelawan yang terdiri dari mahasiswa Fakultas
Sastra Universitas Andalas (Unand) dan komunitas penulis di Padang turun tangan. 

“Untuk menyelamatkan buku yang ada di gedung itu kami
mengumpulkan sukarelawan dari penulis-penulis di Padang. Selain mahasiswa Fakultas Sastra
Unand untuk membersihkan sekaligus mengevakuasi buku-buku yang masih bisa
digunakan,” tukas Mardinata, salah satu relawan yang bergabung. Koleksi
Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat ini mencapai 89. 289 judul. Sementara
jumlah buku yang tersedia sebanyak 474. 173 eksemplar. Sebelum gempa rata-rata
dikunjungi 500 orang setiap harinya.

Evakuasi koleksi Perpustakaan Provinsi pasca gempa dilakukan
sejak 14 Oktober 2007 lalu sampai sekarang. Ribuan buku terlihat buku rusak
tertimpa puing-puing reruntuhan. Relawan memisahkan buku  yang masih utuh untuk dirapikan kembali dan
mendata buku yang hancur atau robek. Terkait dengan kondisi yang memprihatinkan
tersebut, relawan mengharapkan pihak terkait bisa bertindak cepat merecovery
pasilitas publik yang vital agar segera berfungsi kembali.

“Termasuk di antaranya perpustakaan -perpustakaan yang
hancur. Apalagi sekarang aktivitas pendidikan juga telah mulai berangsur-angsur
normal. Biasanya perpustakaan ini cukup banyak dikunjungi setiap hari bagi
mereka yang membutuhkan referensi atau mengisi waktu senggang,” tukas
Mardinata. [Elzam/foto: dok. jack
febrian rusdi
]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *