MUI: Pelarangan Guru Agama Asing Kontraproduktif dan Merugikan Umat Islam

0
105

Kebijakan pelarangan guru agama asing oleh Kemenaker RI di Indonesia dinilai MUI kontraproduktif dan merugikan umat Islam. Menurut MUI, guru agama asing yang ada di Indonesia memiliki asal-usul yang jelas dan sudah sesuai dengan kebutuhan umat Islam.

“Sumbernya jelas kok. Misalnya Al-Azhar,” ungkap Ketua MUI bidang Kerja Sama Luar Negeri, Muhyidin Junaidi, seperti dilansir oleh Republika Online, pada Ahad (4/1).

Kebutuhan guru agama terutama di luar pulau Jawa pun sangat tinggi. Bahkan guru agama asing belum cukup untuk memenuhi kebutuhan.

“Karena itu enggak usahlah mengeluarkan kebijakan kontraproduktif yang justru merugikan negara dan umat Islam. Apalagi kebijakan itu akan mencoreng nama Indonesia di dunia Internasional,” papar Muhyidin.

Revisi Permenaker (peraturan menteri ketenagakerjaan) Nomor 40 Tahun 2012 mulai resmi diberlakukan. Menaker Hanif Dhakiri dalam paparannya menyampaikan guru-guru agama asing tidak diperbolehkan lagi masuk di Indonesia. Peraturan itu diberlakukan agar penyebaran paham radikalisme keagamaan tidak berkembang di Indonesia.

Foto: Republika 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here