Macam-macam Gangguan Haid dan Penyebabnya

By | April 23, 2018

Sobat Nida, normalnya setiap wanita akan mengalami haid atau menstruasi setiap bulannya, kecuali bagi wanita yang baru haid atau wanita yang sudah memasuki masa pra menopause dan menopause, maka haid mereka ada yang tidak lancar hingga nantinya berhenti total.

Namun ada juga wanita yang mengalami masalah haid yang tidak teratur. Berikut ini adalah beberapa gangguan haid:

1. Oligomenorea, yakni siklus haid panjang lebih dari 35 hari dengan jumlah perdarahan yang normal.
2. Menometoragia, adalah perdarahan yang terjadi luar masa haid.
3. Amenore primer, merupakan gangguan pada wanita dimana seseorang tidak mengalami haid sama sekali.
4. Amenore sekunder, yakni kondisi di mana seseorang sebelumnya mengalami haid namun setelahnya tidak terjadi haid selama tiga bulan berturut-turut.
5. Polimenorea, adalah siklus haid yang lebih pendek atau kurang dari 21 hari.

Apa saja yang sebenarnya dapat menjadi penyebab gangguan haid?

Ada banyak Sob, baik faktor internal maupun eksternal. Beberapa faktor internal diantaranya:

1. Ketidak seimbangan hormon androgen (hormon pria)
Seorang wanita yang memiliki jumlah hormon androgen lebih banyak dari umumnya, maka akan mengalami hadi yang tidak lancar.

Macam-macam Gangguan Haid dan Penyebabnya

2. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)juga merupakan salah satu gangguan hormonal pada wanita. Karena wanita yang mengalami sindrom ovarium polikostik tidak mengalami ovulasi maka hormon progesteron pun tidak ada. Akibatnya haid tidak teratur,bahkan ada juga yang sampai tidak mengalami haid sama sekali.

3. Resistensi insulin.
Insulin merupakan hormon yang diskresikan di dalam pankreas untuk mengontrol gula darah di dalam tubuh. Sementara resistensi insulin ialah kondisi dimana insulin di dalam tubuh tidak bekerja sebagaimana mestinya. Peningkatan insulin di dalam tubuh dapat mempengaruhi hormon seks, sehingga siklus haid pun tidak teratur.

4. Gangguan kelenjar tiroid
Gangguan ini juga ternyata dapat mempengaruhi ketidakeimbangan hormon lho Sob. Wanita yang mengalami gangguan ini akhirnya mengalami jarang haid atau bahkan sampai tidak haid sama sekali.

Selain masalah di atas, gangguan haid juga bisa disebabkan oleh penyakit lain seperti ginjal kronik, penyakit pada rahim dan indung telur, dan lainnya. Perlu pemeriksaan serius ke dokter untuk mengetahui hasil yang lebih jelas.

Setelah mengetahui beberapa faktor internal, kita juga perlu mengetahi faktor eksternal penyebab gangguan haid. Berikut diantaranya:

1. Stres
Stres dapat mengacaukan kinerja hormon di dalam tubuh Sob. Itu sebabnya orang yang stres biasanya akan mengalami haid yang tidak teratur. Terkadang haid datang lebih cepat, terkadang juga malah terlambat.

2. Gaya hidup
Gaya hidup juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan organ tubuh manusia. Wanita yang memiliki gaya hidup yang tidak sehat seperti mengonsumsi alkohol, merokok, atau kebiasaan buruk yang lain biasanya juga akan mengalami gangguan haid.

3. Alat kontrasepsi
Bagi wanita yang menggunakan alat kontrasepsi tentunya sudah tidak heran jika haidnya menjadi tidak teratur.

Pada penggunaan alat kontrasepsi hormonal seperti implan, pil, dan suntik, membuat siklus haid lebih jarang atau sedikit. Sementara pada penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) efek sampingnya perdarahan lebih banyak dan panjang.

4. Berat badan
Hormon estrogen pada wanita yang gemuk dapat terganggu. Padahal hormon estrogen ini merupakan hormon yang berperan untuk proses haid. Meski begitu, pada wanita kurus terkadang juga mengalami haid yang tidak teratur.

Itulah beberapa macam gangguan haid dan penyebabnya baik dari internal maupun eksternal. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *