Lelaki Metropolitan Menemukan Cinta

0
20

Judul: Ranu: Saat Hati Menemukan Cintanya

Penulis: Ifa Avianty dan Azzura Dayana

Penerbit: PT Elex Media Komputindo

Tebal : 305 halaman

Terbit : Cetakan I, Mei 2013

Harga : Rp39.800

ISBN: 978-602-02-1267-8

 

Setiap manusia pernah mengalami kehilangan. Ditinggal orang-orang yang dicintai pasti sangat menyakitkan. Hidup tak lagi sama karena hati terasa  hampa. 

Pada dasarnya, kehidupan dan kematian mutlak milik Allah SWT. Jadi, segala yang digariskan-Nya harus diterima dengan lapang dada. Memang, dibutuhkan upaya sungguh-sungguh untuk bangkit menata hati. Ada yang berhasil, ada pula yang masih berjuang.

Adalah Ranu, seorang manajer muda yang belum bisa berdamai dengan kenyataan. Kepergian Mama dan Aida (calon istrinya), dua tahun lalu, mengakibatkan pola hidupnya tidak religius dan cenderung memberontak (halaman 14). Syukurlah Dios hadir sebagai sahabat yang kocak dan gokil.

Agar tidak semakin terpuruk, Ranu selalu menyempatkan diri merawat blognya, Thelonelytraveler. Blog tersebut berisikan foto-foto tiap kali traveling. Bagi Ranu, blog adalah selingan di tengah kesibukan melelahkan.

Waktu dapat menyembuhkan rasa sakit, begitu kata pepatah. Saat berjalan-jalan ke Pelabuhan Ratu, Ranu bertemu dengan Irene, seorang editor sebuah majalah franchise. Cantik, energik, dan memiliki satu puteri.

Kedekatan keduanya berlanjut dalam proyek film semi dokumenter tentang suku Baduy Dalam yang digagas Dios. Dios memang baru saja melaksanakan backpacking ke daerah Banten bersama teman-temannya. Sementara itu, Ranu semakin terkesan dengan Irene. Begitu juga sebaliknya. 

“Ada hangat yang tak bisa kuhindari mulai memenuhi hatiku. Entah apa namanya? Kukira nama menjadi tak terlalu penting dalam sebuah rasa, bukan?” (halaman 58).

Proyek dokumentar tadi melibatkan Ayuni sebagai ‘camera person’-nya. Ayuni merupakan rekan backpacker Dios sekaligus sepupu Irene. Sifatnya cenderung ketus, sok mandiri, suka berdebat, tidak terawat, namun sebenarnya memiliki hati yang tulus. Suka fotografi juga dan mengolah blog Thecoldmountain.

Di balik sifatnya yang meledak-ledak (terutama saat dekat Dios), Ayuni sama kehilangannya dengan Ranu. Kematian Fajar, sang kakak, membuatnya banyak berubah. Mulai dari sering bolos kuliah, tak punya pekerjaan yang jelas, hingga sering naik gunung (halaman 91).

Ayuni berusaha profesional ketika berhadapan dengan Ranu. Pasalnya, lelaki itu menjadi musuh bebuyutannya di dunia blog selama ini. Terlebih, dia telah menatap tajam dan bersifat kaku pada pada pertemuan pertama (halaman 188). Padahal Ayuni yakin jati dirinya belum terungkap.

Sedikit memori masa lalu yang diulas Dios membuat Ayuni semakin penasaran dengan sosok Ranu. Apakah benar dia seseorang yang berkaitan erat dengan Fajar? Bagaimana bisa terjadi? 

Di saat yang berdekatan, Irene tiba-tiba meninggalkan proyek dengan dalih pindah tugas ke Singapura. Dia tak ingin hubungannya dengan Ranu terlampau jauh. Selain berstatus single parent, ada sesuatu hal yang membuatnya meragu, ketidakreligiusan Ranu.

Ranu tentu saja kecewa pada Irene. Pilihan cintanya berujung pada kegamangan.

“Jelasnya, aku memang jatuh cinta padanya. Aku berniat menikahinya. Tak peduli bahwa ia seorang janda yang ditinggal mati suaminya …. Tapi dia tak pernah memberiku kesempatan (halaman 214).

Berhasilkah Ranu menemukan cintanya? Siapa yang akan dipilihnya? Bagaimana pula nasib Ayuni?

Novel ini mengajarkan arti sebuah keikhlasan untuk melepaskan sekaligus memaafkan. Tak lupa, tersirat pesan moral bahwa manusia sebagai hamba harus taat pada Ilahi Rabbi, di segala kondisi.

Pembaca juga akan mendapatkan wawasan tentang kearifan lokal masyarakat Baduy Dalam. Dari perjodohan, arsitektur rumah-rumah, hingga, sistem rumah tangga wanita-wanita di dalamnya.

Sayang, hadirnya potongan lagu yang cenderung panjang pada tokoh utamanya terkesan memaksakan. Begitu juga dengan alur maju mundur yang sedikit membingungkan. Meski demikian, pembaca akan dibawa pada cerita penuh pusaran perasaan. Selamat membaca! [Sri Mulyati]

 

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here