Ronal Surapradja: “Nggak Bisa Ngapa-Ngapain Kalau Belum Baca”
Diposting: Jumat, 15 Januari 2010 / 13:57:04 | Oleh: annida | Kategori: Seleb Buku
Halaman ini diakses sebanyak: 207 kali
Rating: 0
Annida-Online—Aksi komedian Ronal Surapradja memang selalu mengundang tawa penonton, joke-joke segar yang keluar dari mulutnya sangat ditunggu-tunggu oleh para penggemar. Gayanya boleh saja gokil, tingkahnya bisa jadi usil. Tapi kalau sudah urusan baca buku, jangan pernah heran kalau cowok kelahiran Bandung, 26 Mei 1977 ini bisa mendadak serius, nggak bisa diganggu, apalagi menunjukkan wajah lucunya.
“Swear, gue kalo udah baca itu superserius. Mau diajakin ngobrol, sampe ngebodor, gue pasti cuekin. Urusan baca, gue emang hobi banget. Istilahnya, gue nggak bisa ngapa-ngapain, nggak bisa makan, nggak bisa tidur, nggak bisa BAB (buang air besar), kalo belum baca hari itu,” ujar Ronal dengan gaya superheboh.
Menurut Ronal, apa yang dikatakannya tersebut bukan hal yang dilebih-lebihkan. Sejak kecil dia memang si kutu buku. Kebiasaan membaca tersebut ia dapat dari sang ayah, Drs. H. Zamzam, yang menurutnya sangat cerdas dan sangat hobi membacanya. Budaya membaca yang diterapkan oleh sang ayahlah yang akhirnya membentuk dirinya dan dua adiknya sangat suka membaca.
Sejak kecil, Ronal terbiasa membaca komik Ramayana dan Mahabarata. Uniknya, justru dari komik itulah Ronal jadi suka bacaan berbau politik, sastra, dan filsafat. “Mahabarata-nya RA Kosasih tuh luar biasa. Kalau mau jujur, waktu kecil gue emang suka gambarnya doang. Takjub sama gambarnya yang bagus-bagus. Tapi dua tahun lalu gue dapatin komik itu lagi. Gue pikir, komikusnya hebring (hebat—red) juga. Dia nyisipin berbagai filosofi hidup, etika politik, yang menurut gue keren abis! Bikin gue merenung dan berpikir, top markotop lah!”
Bagi pria yang terkenal lewat variety show Extravaganza bersama Aming, Tora Sudiro, dkk, membaca membuatnya siap siaga untuk menghadapi segala tantangan. Apalagi, diakui Ronal bahwa profesinya sebagai pekerja seni dan penyiar radio membutuhkan banyak modal pengetahuan.
“Gue kalo asal cuap-cuap di radio tanpa modal baca, gue bisa asal ngomong. Kalau udah kayak itu, bisa disuruh keluar dari studio. Begitu juga pas jadi artis, gue nggak pengen jadi artis yang bloon. Jadi, baca itu penting sepenting udara buat kita nafas,” tambah suami dari Seruni Purnamasari ini.
Dalam sehari, Ronal sanggup “melahap” minimal lima surat kabar, tiga majalah, dan satu buku. Kalau tengah memiliki banyak waktu luang, Ronal bisa menghabiskan lebih dari lima buku dalam sehari. Saat ditanya kapan waktu yang biasa digunakannya untuk membaca, Ronal enteng menjawab setiap waktu ia sempatkan untuk membaca.
“Kalau lagi di mobil (dalam perjalanan), gue baca. Datang ke lokasi syuting, setelah sapa kru dan teman-teman sana-sini, gue baca. Break syuting, gue baca. Nunggu giliran take, gue baca. Mau tidur gue baca, ke kamar mandi juga baca. Pokoknya ada waktu sesedikit apapun, gue pastiin di situ pasti gue manfaatin untuk baca. Boleh dicek,” urai Ronal yang pernah meluncurkan album music bernuansa rock tahun 80-an bertajuk Ronaldisko tahun 2008 lalu.
Soal minat baca remaja Indonesia, pemain film Janji Joni dan Dunia Lain ini berpendapat bahwa tingkat ketertarikan remaja dan anak muda Indonesia pada sebuah bacaan dan aktivitas membaca itu sangatlah rendah.
“Nggak percaya? Coba sekali-sekali survey di mall-mall atau di tempat nongkrong anak muda, berapa anak yang setiap kali pergi bawa minimal dua buku di dalam tasnya. Gue yakin bisa dihitung sama jari. Prinsip anak muda jaman sekarang kan yang penting gaya. Padahal menurut gue, kalo elo suka baca, yakin deh lo nggak bakalan mati gaya!” pungkas Ronal.
Hm, bener juga tuh! Nida akur deh!
[nyimas]
Lampiran movie tidak tersedia.
Belum ada Komentar pada posting ini. Jadilah komentator pertama.
Anda harus login dulu untuk posting komentar.




