Effective Apology

Diposting: Minggu, 14 Februari 2010 / 17:23:31 | Oleh: annida | Kategori: Resensi

Halaman ini diakses sebanyak: 183 kali Kirim ke teman via email Cetak konten ini

Rating: 0

 

Saat Tepat Ucapkan Maaf

Judul Buku: Effective Apology

Penulis: John Kador

Penerbit: Gemilang (Kelompok Pustaka Alvabet, November 2009)

Tebal: 311 halaman

Pernah ngebayangin nggak sih kalau para pemimpin kita yang terbukti bersalah, melakukan tindak korupsi, atau melakukan pelanggaran hukum lainnya akhirnya meminta maaf kepada rakyat? Bukan malah berkelit dari masalah atau melakukan pembelaan dan menyangkal mati-matian ulahnya itu? Hm, so sweet pastinya!

Mungkin para pemimpin kita harus belajar pada Randall “Duke” Cuningham; salah seorang anggota kongres Amerika Serikat yang terbukti menerima suap dan keterangan palsu dalam kasus penyelewengan pajak pos tahun 1995, John Edward; mantan senator Amerika Serikat yang ketahuan memiliki anak di luar nikah, Steve Smith; pemain California Panther yang mematahkan hidung rekan setimnya ketika berlatih, atau pada para khalifah Islam terdahulu dan Rasulullah Saw.—tentunya—yang telah memberikan teladan akan pentingnya seorang pemimpin meminta maaf ketika melakukan kesalahan.

Kebesaran jiwa para pemimpin sejati pada dasarnya dapat dilihat dari perilaku yang tak sungkan meminta maaf ketika mereka melakukan kesalahan. Permintaan maaf yang diucapkan tak sekadar lip service—pemanis bibir—semata untuk menggalang empati atau membangun citra positif setelah melakukan hal negatif pada publik. Untuk dapat menguji sebuah permintaan maaf seseorang, dalam buku ini, John Kador menawarkan 5P sebagai dimensi maaf yang mempengaruhi permohonan maaf menjadi efektif; pengakuan (recognition), penerimaan tanggungjawab (responsibility), penyesalan (remorse), penggantian kerugian (restitution), dan pengulangan (repitition).

Pengakuan bersalah segera keluar dari mulut Randall “Duke” Cunningham ketika terbukti menerima suap senilai $ 1,8 juta. Pengakuannya ini menjelaskan bahwa Duke Cunningham menyadari norma apa yang telah dilanggarnya, apa yang menjadi kesalahannya. Setelah mengakui kesalahan secara gamblang, seseorang secara otomatis akan menyadari apa yang menjadi konsekuensinya ketika melakukan pelanggaran. Begitupun dengan Cunningham yang tak lama setelah mengaku ia pun menyatakan mengundurkan diri dari kongres Amerika ketika itu dan bersiap menerima hukuman.

Kasus Cunningham juga memberikan penjelasan bahwa permintaan maaf tidak memberikan “pengampunan dosa” atas kesalahan yang telah dilakukan. Dengan kata lain, maaf bukanlah kartu bebas, atau cara terbaik untuk menghindari hukuman. Bukan! Permintaan maaf yang tulus dan sungguh-sungguh justru harus dapat dibuktikan dengan menerima serangkaian tanggungjawab di dalamnya, sebagai konsekuensi atas dampak yang ditimbulkan dari kesalahan tersebut.

Dalam dimensi yang lebih luas, hal-hal yang disebutkan oleh Kador dalam bukunya ini sesungguhnya telah dijelaskan dalam Islam secara komprehensif. Islam telah mengajarkan prinsip taubatan nasuha—yang prinsipnya adalah permintaan maaf—dengan nilai-nilai efektif. Konsep taubatan nasuha dimaknai sebagai penyesalan atas kesalahan yang dilakukan, berjanji dan bertekad tidak akan mengulanginya, dan menutupi kesalahan serta dosa masa lalu dengan cara melipatgandakan amal-amal shaleh kita.

Maaf memang kata sederhana namun tak sesimpel dalam implementasinya. Oleh karena itu, Effective Apology dapat membantu pembaca memahami dan mempelajari nilai dan teknik meminta maaf yang efektif. Lebih menarik karena John Kador mengemasnya cukup praktis melalui berbagai kiat meminta maaf, 70 contoh studi kasus permintaan maaf, dilengkapi dengan kuis untuk menguji Apology Quentient para pembaca.

So, kalo nggak mau maafmu dibilang omdo alias omong doang atau tobatmu cuma tomat alias tobat-kumat, buku ini cukup layak untuk jadi referensi cara belajar meminta maaf dengan tulus dan sungguh-sungguh. [nyimas]

Lampiran movie tidak tersedia.

Belum ada Komentar pada posting ini. Jadilah komentator pertama.

 

Anda harus login dulu untuk posting komentar.

Iklan

lmcpi-kecil.jpg

download_form.jpg

iklan-buku-nida-small.jpg

pustaka-annida.jpg

sang murabbi.gif

 
 
 
 
Username :
Password :
Username :
Password :
E-Mail :
Kode Validasi : Visual CAPTCHA

Ketik 6 (Enam) Digit Kode Validasi

Username :