Rumah Baca Pelangi Jogjakarta

Diposting: Kamis, 27 Agustus 2009 / 17:36:05 | Oleh: annida | Kategori: Perpustakaan

Halaman ini diakses sebanyak: 339 kali Kirim ke teman via email Cetak konten ini

Rating: 0

Dewi

 

Sedih begitu melihat rendahnya minat baca adik-adik di sekitar lingkungannya kami. Mereka lebih senang nonton televisi atau bermain playstation berjam-jam daripada membaca atau belajar. Berawal dari keprihatinan inilah, kami berniat menjadikan rumah kecil kami sebagai rumah baca. Meskipun kami menyadari bahwa mengubah kebiasaan adik-adik dari nonton televisi dan bermain menjadi terbiasa membaca tidaklah mudah. Maka mulailah kami berburu buku, mengumpulkan sedikit demi sedikit buku-buku bacaan yang berkualitas. Setelah kami rasa cukup memadai maka pada tanggal 10 Mei 2009 lahirlah Rumah Baca Pelangi. Pada waktu launching kami mengundang adik-adik di sekitar rumah untuk menghadirinya. Untuk menarik hati mereka diadakan lomba mewarnai dan mendongeng. Alhamdulillah adik-adik yang datang sekitar 25 orang. Sebelum lomba kami mendongeng dengan menampilkan dua boneka tangan. Satu berperan sebagai si unyil yang cerdas karena rajin membaca, yang satunya Melani tokoh yang suka main dan malas membaca. Melani ketika ditanya berbagi hal jawabnya tidak tahu melulu alias tulalit. Berbeda dengan Unyil yang mengetahui banyak hal karena rajin membaca. Maka Unyil mengajak Melani dan teman-teman semua datang ke Rumah Baca Pelangi agar menjadi anak yang cerdas.

Koleksi buku Rumah Baca Pelangi beragam. Ada buku-buku sejarah para nabi, ilmu pengetahuan tentang tata surya, kejadian alam dan lain-lain, Bahasa Inggris yang mudah untuk adik-adik, buku-buku cerita detektif seperti lima sekawan, dan buku-buku cerita lainnya yang mendidik serta sarat hikmah. Hampir sebagian besar dari buku-buku tersebut full colour dan gambar sehingga adik-adik merasa tertarik terlebih dahulu untuk melihat dan membukanya. Awalnya mereka hanya melihat-lihat buku-buku tersebut, mereka belum mau membacanya. Lambat laun ada satu dan dua adik-adik yang mulai membaca buku-buku koleksi kami. Adik-adik tersebut juga boleh mengusulkan buku apa yang mereka inginkan. Selama buku yang mereka minta baik, kami akan berusaha untuk memenuhinya.

Kegiatan di Rumah Baca Pelangi juga beragam, karena kalau hanya membaca saja mereka mudah sekali bosan. Kegiatannya mewarnai menjadi kegiatan favorit, mereka tidak bosan dengan kegiatan satu ini. Selalu meminta lagi dan lagi... Kegiatan lainnya adalah mendongeng atau bercerita, games, membuat kerajinan tangan seperti tempat pensil, menyanyi, dan yang pasti membaca. Kami juga mengajari yang masih belum bisa membaca agar mereka bisa lancar membaca. Karena keterbatasan sumber daya manusia dan keterbatasan waktu, Rumah Baca Pelangi belum bisa buka setiap hari. Waktu buka Rumah Baca Pelangi adalah setiap Selasa, Rabu dan Kamis jam 15.00 sampai jam 17.30 (magrib). Prinsip kami, walau sebentar yang penting berkualitas.

Dalam perjalanannya, Rumah Baca Pelangi mengalami pasang surut juga. Pernah suatu saat Rumah Baca Pelangi sama sekali tidak ada pengunjung. Sedih juga waktu itu, ternyata adik-adik lagi asyik mengikuti lomba tujuhbelasan di kampung. Memang kegiatan membaca masih di nomor duakan oleh mereka. Mereka yang sering atau rajin datang pun juga adik-adik tertentu. Maka kami selalu memotivasi mereka tentang manfaat dan keutamaan membaca. Bahkan kami mengadakan lomba barangsiapa yang paling banyak membaca buku selama satu bulan akan mendapat hadiah. Ini cukup menarik bagi adik-adik. Kami memang harus kreatif dengan mengadakan kegiatan yang menarik hati adik-adik agar mereka mau membaca. 

Rata-rata adik-adik yang datang ke rumah baca sekitar 10 orang per harinya. Oh ya, kami memakai nama Pelangi karena kami berharap dengan membaca maka dunia ini menjadi penuh warna yang indah. Untuk adik-adik kami, selamat datang di Rumah Baca Pelangi untuk merangkai asa menuju kehidupan yang lebih baik.

Rumah Baca Pelangi
Jalan Magelang km 5 Kutu Asem RT 4 RW 17 Sinduadi Sleman Jogjakarta.

Lampiran movie tidak tersedia.

Belum ada Komentar pada posting ini. Jadilah komentator pertama.

 

Anda harus login dulu untuk posting komentar.

Iklan

lmcpi-kecil.jpg

download_form.jpg

iklan-buku-nida-small.jpg

pustaka-annida.jpg

sang murabbi.gif

 
 
 
 
Username :
Password :
Username :
Password :
E-Mail :
Kode Validasi : Visual CAPTCHA

Ketik 6 (Enam) Digit Kode Validasi

Username :