Keberingasan Yajuj dan Majuj di Akhir Zaman Nanti

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, Ya’juj dan Ma’juj merupakan dua suku yang akan muncul di akhir zaman. Mereka dikisahkan memiliki kekuatan sebagai perusak dan penghancur kehidupan di muka bumi. Mereka pun akan berperang melawan Nabi Isa beserta pasukannya di bukit Thursina. Kemunculan suku ini sudah tertulis di dalam Al-Quran sebagai berikut,

"Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya'juj dan Ma'juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata), "Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim." (QS. Al-Anbiya ayat 96-97).

Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menyebut suku Ya’juj dan Ma’juj merupakan bangsa Tartar, Mongol, dan Cina. Sebagian lagi menyebutkan bahwa Ya'juj dan Ma'juj merupakan nenek moyang bangsa Turki. Tapi, identitas mereka sesungguhnya hanya Allah Ta’ala yang tahu. 

Adapun ciri-ciri Ya’juj dan Ma’juj dijelaskan pada hadits riwayat Imam Ahmad, Rasulullah bersabda,

"Kalian mengatakan tidak ada musuh. Padahal sesungguhnya kalian akan terus memerangi musuh sampai datangnya Ya’juj wa Ma’juj, lebar mukanya, kecil (sipit) matanya, dan ada warna putih di rambut atas. Mereka mengalir dari tempat-tempat yang tinggi, seakan-akan wajah-wajah mereka seperti perisai." (HR. Ahmad).

Selain itu, Ya'juj dan Ma'juj juga memiliki sifat sombong, mereka akan merusak segala apapun yang dilewatinya. Ia juga akan membunuh setiap manusia dihadapannya. Lalu, setelah puas, mereka akan menantang penduduk langit dan mengatakan bahwa mereka akan membunuh penduduk langit. Sebagaimana dalam hadits Rasulullah,

"Kemudian mereka berjalan dan berakhir di gunung Khumar, yaitu salah satu gunung di Baitul Maqdis. Kemudian mereka berkata: "Kita telah membantai penduduk bumi, mari kita membantai penduduk langit." Maka mereka melemparkan panah-panah dan tombak-tombak mereka ke langit. Maka Allah subhanahu wa ta’ala kembalikan panah dan tombak-tombak mereka dalam keadaan berlumuran darah." (HR. Muslim).

Untuk jumlahnya, total jumlah Ya'juj dan Ma'juj terbilang sangat besar sehingga ketika mereka turun dari tempat persembunyiannya, seakan-akan terlihat seperti air bah yang mengalir. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari disiratkan bahwa populasi manusia biasa dibandingkan Ya'juj dan Ma'juj ialah 1:999 (satu berbanding sembilan ratus sembilan puluh sembilan). Hal ini sesuai hadits Shahih berikut ini:

Dari Abu Sa'id Al Khudriy radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah Ta'ala berfirman: "Wahai Adam, ". Nabi Adam 'Alaihissalam menjawab: "Labbaika, kemuliaan milik-Mu dan segala kebaikan berada di tangan-Mu". Kemudian Allah berfirman: "Keluarkanlah utusan neraka". Adam bertanya; "Apa yang dimaksud dengan utusan neraka? (berapa jumlahnya?) ". Allah berfirman: "Dari setiap seribu, sembilan ratus sembilan puluh Sembilan dijebloskan neraka!, Ketika perintah ini diputuskan, maka anak-anak belia menjadi beruban, dan setiap wanita hamil kandungannya berguguran dan kamu lihat manusia mabuk padahal mereka tidaklah mabuk akan tetapi (mereka melihat) siksa Allah yang sangat keras". (QS. Alhajj 2), Para shahabat bertanya; "Wahai Rasulullah, adakah diantara kami seseorang yang selamat?". Beliau bersabda: "Bergembiralah, karena setiap seribu yang dimasukkan neraka, dari kalian cuma satu, sedang Sembilan ratus sembilan puluh sembilannya dari Ya'juj dan ma'juj". Kemudian Beliau bersabda: "Dan demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, aku berharap kalian menjadi di antara seperempat ahlu surga". Maka kami bertakbir. Kemudian Beliau bersabda lagi: "Aku berharap kalian menjadi di antara sepertiga ahlu surga". Maka kami bertakbir lagi. Kemudian Beliau bersabda lagi: "Aku berharap kalian menjadi di antara setengah ahlu surga". Maka kami bertakbir sekali lagi. Lalu Beliau bersabda: "Tidaklah keberadan kalian di hadapan manusia melainkan bagaikan bulu hitam pada kulit sapi jantan putih atau bagaikan bulu putih yang ada pada kulit sapi jantan hitam". (HR Bukhari No 3099)

Sementara itu, hadits yang diriwayatkan oleh An-Nuwas mengungkapkan bahwa ketika Allah Ta’ala mengeluarkan Ya'juj dan Ma'juj dari tempat persembunyiannya, mereka segera turun dengan cepat dari bukit-bukit yang tinggi. Lalu, gerombolan atau barisan pertama dari mereka melewati Danau Thabariyah dan kemudian meminum habis semua air dalam danau tersebut (HR Muslim 2937/110, at-Tirmidzi 2240 Abu Dawud 4321, Ibnu Majah 4075).

Ketika pada masanya nanti, Ya'juj dan Ma'juj akan berhasil menghancurkan dinding besi pembatas yang telah dibangun oleh Dzul Qarnain, mereka akan turun dari pegunungan dengan cepat dan tergesa-gesa, mereka sudah tidak sabar untuk membuat kerusakan dimuka bumi. Disebutkan pula bahwa mereka akan membuat kerusakan.

Sobat Nida, demikianlah penjelasan betapa beringasnya Ya’juj dan Ma’juj. Semoga dengan mengetahui informasi ini, keimanan kita semakin bertambah dan selalu mendapat lindungan dari Allah Ta’ala. Aamiin. (Dina Nazhifah)

Sumber: bacaanmadani(dot)com dan berbagai sumber
Ilustrasi: Google

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...