“Sekolahku Rumahku” dan Gagasan Konsep Ruang

Diposting: Selasa, 09 Maret 2010 / 13:45:37 | Oleh: annida | Kategori: Citizen Journalism

Halaman ini diakses sebanyak: 336 kali Kirim ke teman via email Cetak konten ini

Rating: 0

Annida-Online—Kegelisahan Tri Aru Wiratno tentang sekolah yang tertuang dalam bukunya, Sekolahku Rumahku (Kepustakaan Majelis Budaya Rakyat, 2008) mendapat wadah baru, yaitu MI Merdeka Sekolah Tangerang. Sekolah yang menekankan model pengalaman dan memahmai fenomena ini didirikan untuk menjawab kecenderungan pendidikan yang menjadi sebuah bidang usaha komersial untuk mencari keuntungan.

“Seharusnya pendidikan menjadi tanggung jawab bersama untuk pengembangan kapasitas sumber daya manusia yang lebih baik. Komersialisasi pendidikan membuat arus pemahaman di masyarakat bahwa pendidikan itu memang harus mahal. Berkualitas ataupun tidak semuanya mahal, dan masyarakat tidak punya pilihan, sehingga mereka terpaksa memilih apa adanya,” terang Aru, yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pendiri Semesta Langi Biru Foundation, yayasan yang menangui MI Merdeka.

Dalam kegiatan belajar mengajarnya, MI Merdeka memadukan kurikulum yang ditetapkan Departemen Agama RI seperti Kewarganegaraan dan IPS, Matematika, Sains, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Akidah Akhlak, Al-Quran Hadits, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Olahraga dengan kurikulum progresif berupa  Bermain peran, proyek, kemasyarakatan dan penelitian, kontekstual learning, partisipatoris dan pemecahan masalah.

Perpaduan kurikulum ini didasarkan pada pemikiran Aru tentang konsep ruang, yaitu proses belajar yang membebas siswa dari sekat-sekat ruang sekolah. Jadi, selain belajar di kelas, Aru juga memperkenalkan proses belajar dengan pengalaman, seperti menanam padi di sawah. Para siswa juga bisa belajar di pasar untuk mengalami sendiri proses transaksi.

Untuk membiayai kegiatan operasional sekolah, MI Merdeka memberlakukan sistem berbagi antara orang tua murid dan masyarakat, di samping penggalangan donasi dari pihak-pihak lainnya yang peduli dengan pengembangan pendidikan inovatif, kreatif, solutif dan inspiratif khususnya sekolah yang berbasis Islam. [papirana/foto: dok. MI Merdeka]

Lampiran movie tidak tersedia.

Belum ada Komentar pada posting ini. Jadilah komentator pertama.

 

Anda harus login dulu untuk posting komentar.

Iklan

lmcpi-kecil.jpg

download_form.jpg

iklan-buku-nida-small.jpg

pustaka-annida.jpg

sang murabbi.gif

 
 
 
 
Username :
Password :
Username :
Password :
E-Mail :
Kode Validasi : Visual CAPTCHA

Ketik 6 (Enam) Digit Kode Validasi

Username :