Ekspresi
Diposting: Jumat, 08 Januari 2010 / 12:32:25 | Oleh: Rien Shabrina | Kategori: Cerpen
Halaman ini diakses sebanyak: 130 kali | Status Posting: Pending |
Rating: 0
REFLEKSI : ADIOS
Waktu terus berlalu
Kita tapaki tanpa disadari
Sejalan cakrawala dunia yang kugali
Dari bibir sang murabbi
Zaman silih berganti
Membingkai semua yang terjadi
Mengemas kisah berjuta kasih
Seolah tiada pernah mau berhenti
Nyawa kian direnggut usia
Menyisakan penat di hati
Meninggalkan keringat membanjiri dahi
Tak sadar hari itu kan menjemputmu
Detak jam terus bergulir
Tak jua kusadari
Kini tak lagi kutemui
Senyum manis sang bidadari
DI KOTA INI
Di kota ini
Cahaya mentari pertama kutemui
Wangi melati pertama kujumpai
Ayunan jemari bunda pertama kurasai
Di kota ini
Bau kesturi tak kutemui
Lembutnya roti tak kurasai
Segarnya aroma jerami tak kujumpai
Di kota ini
Berjuta kata telah kulontarkan
Beribu rasa telah kutemukan
Beratus cinta telah kurasakan
Di kota ini
Kuraih asa, berjuta mimpi
Berjumpa sang mentari
Semenjak pagi hingga pagi lagi
Di kota ini
Kutemui malam, kujumpai siang
Menyambangi pagi, melewati senja
Hingga sang izrail datang menyapa
(Bogor, 20 Desember 2008)
(Bogor, 20 Desember 2008)
Lampiran movie tidak tersedia.





