The Art of Reading: Forty Illustrators Celebrate RIF s 40th Anniversary
Diposting: Kamis, 07 Januari 2010 / 18:31:26 | Oleh: annida | Kategori: Buku Luar
Halaman ini diakses sebanyak: 196 kali
Rating: 0
Penulis: Reading Is Fundamental Team
Pengantar: Leonard S. Marcus
Penerbit: Dutton Books (New York, 2005)
Tebal: 96 halaman
Buku-buku apa yang Sobat Nida baca di masa kanak-kanak? Apapun jenisnya, yang pasti saat masih kanak-kanak dulu-mungkin juga sampai dengan saat ini-buku dengan ilustrasi yang indah nan lucu ini akan selalu menjadi kenangan buatmu. Ya, nggak?
Ilustrasi atau gambar pada buku-buku anak merupakan hal yang cukup penting karena gambar adalah alasan yang mempengaruhi ketertarikan anak pada sebuah bacaan. Kadang-kadang, ilustrasi menjadi ciri khas yang menandai identitas cerita atau pengarang buku itu sendiri. Nggak percaya? Ingat Beatrix Potter, kan? Yups, doi bisa dibilang Emaknya para kelinci, hihihi. Beatrix memang selalu identik dengan kelinci. Ia menjadi amat dikenal bukan saja karena cerita-cerita tentang Peter Rabbit yang ditulisnya tapi juga karena ilustrasi keluarga kelinci yang digambarkannya sangat digemari oleh anak-anak di dunia.
Beatrix bukan satu-satunya penulis sekaligus ilustrator buku-buku anak. Ada banyak ilustrator buku anak yang karya-karyanya cukup mendunia. Dalam peringatan berdirinya Reading Is Fundamental (RIP), organisasi nirlaba asal Amerika yang fokus pada pengadaan buku-buku anak, motivasi membaca pada anak, dan meluaskan akses buku bagi anak di seluruh dunia, yang ke-40 tahun, tim RIP mengumpulkan 40 biografi singkat para ilustrator buku-buku anak yang cukup terkenal beserta karya-karyanya. Hasilnya?
Wih, pembaca bisa menikmati 40 karya khas ilustrator buku anak dari berbagai belahan dunia sekaligus menyelami latar belakang karya-karya mereka yang khas. Ashley Brian, misalnya. Penulis, pelukis, pendongeng, serta guru keturunan Afrika-Amerika ini dikenal karyanya yang berjudul The Book of Amerika Negro Spirituals. Gambar-gambar yang ada dalam buku-bukunya khas; gambar-gambar keluarga orang kulit hitam yang tekun beribadah. Dalam The Art of Reading: Forty Illustrators Celebrate RIF s 40th Anniversary ini, ia menjelaskan bahwa seringkali orang-orang negro dianggap tak beragama atau tak memiliki Tuhan. Lewat karya-karyanya ia ingin mentakana bahwa apa yang dikira oleh kebanyakan orang selama ini adalah salah.
Selain Ashley Brian, ada 39 ilustrator lainnya yang diperkenalkan dalam buku ini. Sebagian besar karya-karyanya mungkin kita kenal, seperti seri Charlotte s Web yang ilustrasinya dikerjakan oleh Diana Cain Bluthenthal dan beberapa illustrator lainnya seperti Garth William. Ada juga Dr. Seuss, penulis dan ilustrator seri Horton. Tahu Horton, kan? Yups, tokoh gajah yang digambarkan jenaka berhati tulus ini memang lebih kita kenal dalam versi film produksi Amerika Serikat yang disutradarai oleh Jimmy Hayward.
Keempatpuluh ilustrator yang dikulik dalam buku ini bukan cuma illustrator buku anak asal Amerika dan Eropa. Beberapa illustrator asal Asia dan Afrika seperti Yumi Heo asal Korea. Yang pasti, lampiran karya-karya dari para ilustrator tersebut membuat pembaca betah menikmati buku ini. Sebagian karya dan gambar yang kita kenal di masa kanak-kanak membuat para pembacanya bernostalgia pada bacaan masa silam. [nyimas]
Lampiran movie tidak tersedia.
Belum ada Komentar pada posting ini. Jadilah komentator pertama.
Anda harus login dulu untuk posting komentar.




