Bad Science

Diposting: Jumat, 31 Juli 2009 / 22:27:19 | Oleh: annida | Kategori: Buku Luar

Halaman ini diakses sebanyak: 224 kali Kirim ke teman via email Cetak konten ini

Rating: 0

 

 

Penulis : Ben Goldacre

Penerbit : HarperPerennial (I, April 2009)

Tebal : 288 halaman

 

Saat ini, kebanyakan orang yakin bahwa media memiliki peran yang penting dalam berbagai sektor kehidupan. Apalagi perkembangan teknologi informatika yang amat pesat juga ikut mempengaruhi perkembangan media itu sendiri. Secara otomatis, profesi jurnalis menjadi amat vital bagi kehidupan masyarakat modern. Namun, publik Inggris justru memiliki anggapan yang berkebalikan. Hasil polling di Inggris, menyebutkan bahwa profesi yang paling tidak dipercaya adalah jurnalis.

Ben Goldacre, seorang dokter yang juga seorang jurnalis, memberikan analisa mengenai kecenderungan hasil poling tersebut dalam buku perdananya Bad Science. Menurut Goldacre, seringkali seorang jurnalis bertindak gegabah dengan menginformasikan hal-hal yang sifatnya pseudosciense (ilmiah semu/seakan-akan ilmiah) sebagai hal yang ilmiah.

Goldacre memberikan salah satu contoh mengenai isu yang pernah berkembang mengenai vaksinasi campak dan gondok. Dalam sebuah perdebatan di mailing list (milist), salah seorang dokter menyebutkan bahwa vaksinasi tersebut dapat menyebabkan autisme pada seorang anak. Namun, sebelum para ahli kesehatan dan ilmuwan membuktikan isu tersebut dengan metode ilmiah, media justru sudah menggembar-gemborkannya. Akibatnya, masyarakat menjadi ketakutan untuk memberikan imunisasi campak pada anak-anak mereka, sehingga terjadi lonjakan jumlah kasus akibat kurangnya vaksinasi, yang mengakibatkan kematian. Atas hal inilah, Goldacre berpendapat bahwa jurnalisme berpotensi merusak kesehatan manusia.

Tulisan-tulisan Goldacre dalam buku ini-yang merupakan kumpulan tulisannya di kolom Bad Science di majalah mingguan Guardian-memang berisi banyak kritikan keras (juga pedas) tentang peran media yang seringkali melupakan metode ilmiah dalam menginformasikan berita-berita tentang pengobatan dan kesehatan. Padahal, dalam dunia pengobatan, metode ilmiah ini amat penting artinya untuk menentukan mana hal-hal yang ilmiah dan non-ilmiah (mitos dan hal-hal semacamnya).

Meski berisi kritikan bagi dunia jurnalisme, namun sesungguhnya Bad Science merupakan buku yang bisa dijadikan pegangan bagi kalangan jurnalis untuk menulis berita-berita yang membutuhkan validitas dari fakta ilmiah, khususnya yang berkaitan dengan dunia pengobatan. Latar belakang Goldacre yang mengenyam pendidikan kedokteran, membuatnya tahu betul arti penting ilmiah. Goldacre yakin, sebuah fakta ilmiah sekalipun bisa saja salah bila diterapkan tidak pada tempatnya. Dalam buku ini, Goldacre mengungkapkan beberapa metode ilmiah yang benar yang sering dilakukan oleh kalangan medis dalam dunia pengobatan. Juga mengulas beberapa metode pengobatan terbaru seperti  homeopathy, bracelets, efek placebo, dan lain-lain.

Bad Science memang membahas secara umum seputar isu-isu pengobatan dalam dunia kedokteran yang masih banyak dipengaruhi oleh beragam mitos dari masyarakat. Namun, membaca buku ini, kita hampir tak mengira bahwa ini adalah "kitab" kedokteran. Karena penulisnya mengemas berbagai istilah kedokteran yang njelimet untuk kaum awam menjadi lebih mudah untuk dimengerti. Bagi kalangan jurnalis, kritikan dalam buku ini juga dapat menjadi pencerahan untuk senantiasa memegang ideologi dan prinsip-prinsip jurnalisme serta komitmen terhadap perannya sebagai muaddib (pendidik), musaddid (pelurus informasi), mujaddid (pembaharu), muwahid (pemersatu), dan mujahid (pejuang).  [nyimas]

Lampiran movie tidak tersedia.

Belum ada Komentar pada posting ini. Jadilah komentator pertama.

 

Anda harus login dulu untuk posting komentar.

Iklan

lmcpi-kecil.jpg

download_form.jpg

iklan-buku-nida-small.jpg

pustaka-annida.jpg

sang murabbi.gif

 
 
 
 
Username :
Password :
Username :
Password :
E-Mail :
Kode Validasi : Visual CAPTCHA

Ketik 6 (Enam) Digit Kode Validasi

Username :