Melejitkan Diri Jadi Penulis bersama Ganjar dan Endik

Diposting: Sabtu, 06 Maret 2010 / 00:02:16 | Oleh: annida | Kategori: Berita Umum

Halaman ini diakses sebanyak: 104 kali Kirim ke teman via email Cetak konten ini

Rating: 0

 

Annida Online--Yogyakarta menarik dalam seni budaya, termasuk bergiatnya kantong-kantong sastra. Tak heran kegiatan sastra kerapkali diselenggarakan untuk terus memunculkan penulis-penulis beken, salah satunya acara yang dilakukan Perpustakaan Masjid Al Mujahidin, di Islamic Education Centre Mujahidin UNY (Universitas Negeri Yogyakarta), Kamis (4/3) lalu. Acara bertajuk “Lejitkan Potensi Menulismu” ini menghadirkan Ganjar Widiyoga dan Endik Koeswoyo yang telah banyak menerbitkan buku.

Peserta yang rata-rata mahasiswa UNY, ditambah kampus lain dan kalangan umum tak menyia-nyiakan kesempatan berdiskusi dengan Endik dan Ganjar. Endik telah menerbitkan buku antara lain Cowok Yang Terobsesi Melati (Diva Press), Cinta Selebar Kerudung (Sketsa), Siapa Memanfaatkan Letkol Untung (Media Pressindo), Tersesat Di Surga (Sketsa), dan buku-buku lainnya. Sedangkan anggota Forum Lingkar Pena (FLP) Yogyakarta Ganjar dikenal dengan novel fantasi Ledgard; Musuh dari Balik Kabut dan beberapa novel serta antologi cerpen.

Di hadapan peserta yang hadir, kedua penulis ini mengungkapkan kiat-kiat mereka bisa menembus penerbit, seperti yang diidam-idamkan penulis muda. Termasuk juga menemukan ide-ide yang menarik untuk dibukukan sehingga penerbit karena keunikan dan naskah yang “beda” dari kebanyakan. “Banyak yang menanyakan bagaimana menemukan ide, jawabannya sederhana, Penulis pemula sering mengalami mati ide karena mereka kurang membaca. Rumus sederhananya adalah membaca 100 halaman akan menghasilkan 1 halaman,” ujar Endik.

Lebih lanjut, Endik menjelaskan jika sudah membaca namun tetap mengalami mati ide, maka gunakan benda-benda di sekitar kita untuk memunculkan ide yang mati tersebut. Apa saya yang dilihat seseorang bisa menjadi inspirasi sebagai sumber tulisan. Lalu gabungkan dengan tema cerita yang sedang atau ingin ditulis. Selain itu, secara teknis setidaknya penulis harus mempunya tiga macam keterampilan. “Keterampilan berbahasa dalam merekam bentuk lisan ke tulisan, seeprti menggunakan ejaan, tanda baca, dan pemilihan kata. Kemudian keterampilan penyajian, berupa pengembangan paragraf, merinci pokok bahasa menjadi sub bahasan pokok, dan susunan secara sistematis. Terakhir keterampilan perwajahan, misalnya mengatur tipografi seperti penyusunan format, jenis huruf, kertas, tabel, dan lain sebagainya. [Elzam]


Lampiran movie tidak tersedia.

Belum ada Komentar pada posting ini. Jadilah komentator pertama.

 

Anda harus login dulu untuk posting komentar.

Iklan

lmcpi-kecil.jpg

download_form.jpg

iklan-buku-nida-small.jpg

pustaka-annida.jpg

sang murabbi.gif

 
 
 
 
Username :
Password :
Username :
Password :
E-Mail :
Kode Validasi : Visual CAPTCHA

Ketik 6 (Enam) Digit Kode Validasi

Username :