Deddy Mizwar: Film Islami Lahir dari Keimanan

Diposting: Rabu, 24 Februari 2010 / 00:46:11 | Oleh: annida | Kategori: Berita Umum

Halaman ini diakses sebanyak: 146 kali Kirim ke teman via email Cetak konten ini

Rating: 0

 

Annida-Online—Kondisi politik Indonesia yang memprihatinkan menggugah sineas senior Deddy Mizwar untuk berbuat sesuatu.

“Saat ini saya sedang mengedit film Alangkah Lucunya Negeri Ini,” ungkap Deddy.

Film yang dimaksud Deddy bercerita tentang kondisi Indonesia yang menurutnya sangat lucu. Saat ditanya mengenai kondisi perfilman Indonesia, menurutnya untuk menandingi film-film yang berbau mistis dan porno tidak hanya dengan mengomel, tapi berkontribusi membuat film untuk meng-counter film yang bermutu.

“Buatlah sesuatu yang ingin kita buat bukan karena komersial saja. Bagi saya, bagaimana pengetahuan film yang diberikan menjadi ibadah, sehingga pengetahuan dapat mendekatkan kita pada Tuhan. Itulah tanda bersyukur kepada Sang Pencipta. Allah kan tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah,” kata Deddy.

Lantas, bagaimana dengan film islami? Menurut Deddy, film islami bukanlah yang penuh simbol, tapi substansi. Oleh karena itu, menurutnya film yang dibuat oleh orang yang bukan Islam bisa saja dibilang film islami.

“Kurangnya film islami dikarenakan kurang berdayanya kita sebagai umat Islam untuk berdakwah melalui film. Karena ketidakmampuan kita dalam membuat film jangan sampai urusan berdakwah Islam diserahkan pada umat lain. Maka dari itu diharapkan para sineas muda membuat karya yang baik-baik,” tutur Deddy.

Deddy juga menekankan pentingnya hubungan filmmaker dengan keimanan. Menurut pemeran Naga Bonar ini, jika pembuatan film di tangan orang yang beriman maka akan lahir film Islam, karena dia lahir dari keimanan.

“Dari niat harus dilakukan dengan cara yang islami pula. Jadi pada saat syuting jangan sampai melalaikan waktu shalat. Itu sih jadinya bukan flm islami,” pungkas Deddy. [eno]

Lampiran movie tidak tersedia.

Belum ada Komentar pada posting ini. Jadilah komentator pertama.

 

Anda harus login dulu untuk posting komentar.

Iklan

lmcpi-kecil.jpg

download_form.jpg

iklan-buku-nida-small.jpg

pustaka-annida.jpg

sang murabbi.gif

 
 
 
 
Username :
Password :
Username :
Password :
E-Mail :
Kode Validasi : Visual CAPTCHA

Ketik 6 (Enam) Digit Kode Validasi

Username :