“Bob Marley” dan Perayaan Sastra Ala Sriti.com

Diposting: Selasa, 12 Januari 2010 / 11:40:44 | Oleh: annida | Kategori: Berita Umum

Halaman ini diakses sebanyak: 173 kali Kirim ke teman via email Cetak konten ini

Rating: 0

Annida-Online—Berawal dari mimpi menjadi seorang cerpenis namun gagal, lima orang mahasiswa jebolan IPB; Chusnato, Taofik Hidayat, Sjaiful Masri, Anggoro Gunawan, Bany Akbar justru mendirikan Sriti.com, sebuah situs pengarsipan untuk mendokumentasikan naskah-naskah cerpen dan karya sastra yang pernah dimuat di berbagai surat kabar dan media cetak lainnya. Setelah 9 tahun berdiri, pada awal tahun 2010 ini, buku kumpulan cerpen pilihan Sriti.com; Bob Marley dan 11 Cerpen Pilihan Sriti.com diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

“Kalau kami akhirnya membukukan beberapa cerpen yang pernah kami dokumentasikan di Sriti.com, itu karena kami sudah cukup lama menolak tawaran dari berbagai penerbit yang tertarik menerbitkan cerpen-cerpen kumpulan Sriti. Tapi utamanya, sebenarnya ini adalah perayaan sastra kecil-kecilan dari sriti.com,” jelas Prasojo Chusnato Sukiman, pengelola Sriti.com.

Menurut Chusnato, Sriti.com hanyalah sebuah media kecil. Meski tak layak dibandingkan dengan anugerah-anugerah sastra bergengsi seperti Pena Kencana Kompas, namun Chusnato yakin apa yang dilakukannya bersama empat kawannya di Sriti.com adalah upaya kecil untuk mengapresiasi sastra dan mewarnai kesusastraan Indonesia saat ini.

“Karena Sriti.com juga sadar bahwa kami adalah media kecil, maka dari itu, dua belas cerpen yang kami pilih dalam buku Bob Marley dan 11 Cerpen Pilihan Sriti.com ini berasal dari cerpenis-cerpenis lama tapi bisa dibilang mereka adalah nama-nama baru di jagat sastra Indonesia,” beber Chusnato.

Keduabelas cerpen yang dipilih merupakan kumpulan cerpen yang berhasil diarsipkan oleh Sriti.com dalam kurun waktu setahun antara tahun 2008-2009. Chusnato menambahkan bahwa keduabelas cerpen yang dipilih dari 600 cerpen yang ada telah mewakili karya sastra yang tak melulu dari tanah Jawa. Ini yang menurutnya sebagai sebuah tanda bahwa universalitas dan keragaman tema yang berasal dari banyak daerah di Indonesia saat ini turut menentukan perkembangan sastra Indonesia. 

"Kematian Bob Marley" (Hasan Al Banna), "Induak Tubo" (Zelfeni Wimra), "Kandang" (Yanusa Nugroho), "Malam Kunang-kunang" (Rama Dira J), "Aku Bercerita dari Pesawat yang Sedang Terbang" (Bamby Cahyadi), "Tanah Lalu" (Yetti A. KA), "Kunti Tak Berhenti Berlari" (Berto Tukan), Batubujang (Benny Arnas), adalah sebagian cerpen yang dapat dinikmati pembaca dalam buku ini. [nyimas

Lampiran movie tidak tersedia.

Belum ada Komentar pada posting ini. Jadilah komentator pertama.

 

Anda harus login dulu untuk posting komentar.

Iklan

down-aim.jpg

lmcpi-kecil.jpg

download_form.jpg

iklan-buku-nida-small.jpg

pustaka-annida.jpg

iklan-lola-kecil.jpg

 
 
 
 
Username :
Password :
Username :
Password :
E-Mail :
Kode Validasi : Visual CAPTCHA

Ketik 6 (Enam) Digit Kode Validasi

Username :