Thibault Gregorie Luncurkan “One Day in Jakarta”

Diposting: Rabu, 10 Maret 2010 / 00:42:33 | Oleh: annida | Kategori: Berita Penulis

Halaman ini diakses sebanyak: 85 kali Kirim ke teman via email Cetak konten ini

Rating: 0

 

Annida-Online—Bukan rahasia umum lagi bila Jakarta yang telah berubah menjadi kota metropolis memiliki ragam masalah. Waktu, salah satunya. Banyak penduduk kota Jakarta yang merasa waktu yang dimilikinya teramat sempit untuk sekdara menikmati kehidupanya. Mereka dikepung oleh rutinitas ini dan itu, berkejaran dengan kesibukan khas kaum urban dan tak mampu berdamai dengan keceriaan karena setiap lini sudut kota Jakarta terasa sempit dan berpotensi menimbulkan stress.

Kiranya masalah-masalah tersebutlah yang ingin disampaikan oleh Thibault Gregoire, jurnalis sekaligus fotografer asal Brussels, Belgia, lewat beberapa hasil bidikan kameranya yang ia kumpulkan dalam sebuah buku berjudul One Day in Jakarta, yang resmi diluncurkan pada acara pembukaan Pameran Fotografi Regards Croises (Silang Pandang) Jumat (5/3) lalu di Jakarta.

Lebih khusus, dalam bukunya tersebut, Thibault banyak bercerita tentang ironisme kehidupan kaum urban kota Jakarta. Mulai dari kehidupan malam yang satu sisi mengiris rasa kemanusiaan kita dan di sisi lain fenonema menyentakkan hati. Berbagai karya visual seperti fragmen anak-anak jalanan yang terpaksa tidur di lantai stasiun kereta Jatinegara tanpa alas, lelaki tua pekerja pabrik yang wajahnya kuyu belepotan kapur, atau kehidupan beberapa waria di Taman Lawang, Menteng yang terkenal “keras” dan penuh tantangan hidup yang rumit.

Menurut jurnalis yang sudah menetap di Jakarta sejak tahun 2006 ini, tujuannya membukukan beberapa karyanya didasari oleh rasa ketergugahannnya melihat kondisi kota besar seperti Indonesia.

“Saya ingin mengunggah orang lain juga sehingga ada banyak orang Indonesia yang sadar dan peduli dengan kondisi sekitarnya,” jelas Thibault dalam bahasa Indonesia yang terbata.

Dalam One Day in Jakarta, Thibault yang terkenal sebagai wartawan yang juga bekerja di beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) Internasional di beberapa negara, memanjakan pembacanya dengan hasil dan kualitas gambar yang indah dari olahan lensa kameranya. Selain itu, Thibault juga meninggalkan sedikit komentar dan kesan di setiap karyanya.

“Ini saya lakukan agar pembaca tahu apa yang ingin saya sampaikan dalam gambar-gambar tersebut,” pungkas penulis kelahiran 1970 ini. [nyimas/foto: photo.net]

Lampiran movie tidak tersedia.

Belum ada Komentar pada posting ini. Jadilah komentator pertama.

 

Anda harus login dulu untuk posting komentar.

Iklan

lmcpi-kecil.jpg

download_form.jpg

iklan-buku-nida-small.jpg

pustaka-annida.jpg

sang murabbi.gif

 
 
 
 
Username :
Password :
Username :
Password :
E-Mail :
Kode Validasi : Visual CAPTCHA

Ketik 6 (Enam) Digit Kode Validasi

Username :