Penerbit Esensi Luncurkan “24 Sauh”

Diposting: Rabu, 03 Februari 2010 / 10:02:24 | Oleh: annida | Kategori: Berita Penerbit

Halaman ini diakses sebanyak: 151 kali Kirim ke teman via email Cetak konten ini

Rating: 0

Annida-Online—Apa jadinya bila para wanita berkumpul membahas sesuatu? Rame, pasti! Riuh dan heboh, nggak akan terhindari! Tapi, kali ini 24 wanita berkumpul bukan sekadar untuk kocok arisan apalagi ngerumpi nggak jelas. Mereka membahas banyak hal tentang dunia mereka dalam sebuah payung tema; emansipasi dan pemberdayaan. Gagasan-gagasan mereka terangkum dan terkumpul dalam buku antologi cerpen dan puisi berjudul 24 Sauh yang resmi diluncurkan oleh penerbit Esensi di FX Mall, Jakarta, pada Senin (1/2) lalu.

“Tema yang kami angkat dalam buku ini mungkin bukan tema yang baru, tapi masih segar karena pemberdayaan dan emansipasi masih menjadi isu hangat bila kita bicara soal wanita,” jelas happy Salma, salah satu penulis yang menyumbangkan karyanya dalam buku tersebut.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Linda Amelia Sari, yang turut hadir dalam launching tersebut menjelaskan bahwa buku ini seperti oase tersendiri bagi kaum perempuan karena ia menilai, para penulisnya sukses mengangkat permaslahan yang masih marak dialami oleh wanita hingga saat ini. Seperti ketidakadilan gender, pelecehan seksual, dan lain-lain.

“Meskipun ini karya sastra dan puisi, tapi saya turut mengapresiasi buku ini karena inilah persembahan kaum wanita yang juga peduli nasib kaumnya,” ujar Linda yang juga memberikan pengantar dalam 24 Sauh ini.

Dewi Motik juga menilai bahwa sudah saatnya wanita mengangkat pena guna menyuarakan jerit hati mereka yang masih mengalami kondisi-kondisi yang tak menyenangkan. Kehadiran karyanya bersama 23 penulis perempuan lainnya juga tidak dimaksudkan untuk menandingi karya-karya penulis pria. Namun, 24 Sauh ini juga ditujukan sebagai sumbangsih para penulis perempuan untuk kemajuan sastra Indonesia. “Menulis, adalah salah satu cara memberdayakan diri kita. Kartini sejak dulu menulis, begitu juga beberapa penulis wanita sejak zaman dulu punya ruang tersendiri dalam kancah sastra di tanah air kita,” terangnya.

24 Sauh merupakan buku antologi cerpen dan puisi dari 24 penulis wanita yang memiliki latar belakang yang berlainan. Selain Dewi Motik dan Happy Salma, nama-nama seperti Yessy Gusman, Dewi Yanthi Razalie, Maria A. Sardjono, Tuti Nonka, Agnes A. Majestika, Lutik Siswani Alibasyah, Sanie B. Kuncoro, Tika Wisnu, Fitryan G. Dennis, Winny Gunarti, Herlina Mustikasari, Olga Batti, Ida Ahdiah, Dharmawati Tst, dan lain-lain ikut membidani buku ini.

Kalau mau tahu apa aja yang “dirumpiin” para wanita ini, semua ada dalam 24 Sauh yang sudah bisa ditemui di toko-toko buku kesayanganmu. [nyimas]

Lampiran movie tidak tersedia.

Belum ada Komentar pada posting ini. Jadilah komentator pertama.

 

Anda harus login dulu untuk posting komentar.

Iklan

resensi_back.jpg

iklan-arrina.jpg

pustaka-annida.jpg

sang murabbi.gif

 
 
 
 
Username :
Password :
Username :
Password :
E-Mail :
Kode Validasi : Visual CAPTCHA

Ketik 6 (Enam) Digit Kode Validasi

Username :