LPPH Gelar Diskusi Antologi “Gadis Kota Jerash”
Diposting: Selasa, 26 Januari 2010 / 07:31:55 | Oleh: annida | Kategori: Berita Penerbit
Halaman ini diakses sebanyak: 160 kali
Rating: 0
Annida-Online—Bertempat di MP
Book Point, Cipete, Jakarta Selatan, Lingkar Pena Publishing House (LPPH)
menggelar diskusi antologi cerpen Gadis
Kota Jerash, Sabtu (23/1) lalu. Diskusi tersebut menghadirkan beberapa
penulis yang karyanya dimuat; Irfan Hidayatullah dan Melvi Yendra, Nanik
Susanti (Penerbit Balai Pustaka), dan RW Dodo selaku moderator acara.
Dalam diskusi siang
tersebut, para pembicara membahas isu kemanusiaan yang melanda Palestina
sebagai benang merah dari antologi ini. Rahmadianti Rusdi, CEO LPPH, mengakui
bahwa buku ini merupakan antologi kasih sebagai aksi solidaritas para penulis
LPPH dan penerbit LPPH itu sendiri.
“Antologi kasih ini
jadi rutinitas di LPPH sebagai bentuk kepedulian LPPH antar sesama, apalagi
sesama saudara seiman seperti Muslim Palestina. Untuk Gadis Kota Jerash ini seluruh hasil penjualannnya akan kami
sumbangkan untuk dana kemanusiaan di Palestina,” jelasnya.
Irfan Hidayatullah
dan Melvi Yendra menilai meskipun memiliki benang merah yang sama; tragedi
kemanusiaan di Palestina, namun variasi cerita dalam buku ini bisa dibilang
menjadikan buku ini berbeda dengan buku-buku sejenisnya.
Sementara itu, Nanik
Susanti, dari penerbit Balai Pustaka, mengkritisi buku ini yang masih kurang
universal. Tragedi di Palestina dan penjajahan
Gadis Kota Jerash merupakan
kumpulan 17 cerita tentang Palestina dan Intifadha yang di antaranya ditulis
oleh Habiburrahman El Shirazy, Sinta Yudisia, Muhammad Yulius, Billy Antoro,
Meutia Gemala, Melvi Yendra, Sakti Wibowo, dan lain-lain. [nyimas/foto: dok.flp]
Lampiran movie tidak tersedia.
Belum ada Komentar pada posting ini. Jadilah komentator pertama.
Anda harus login dulu untuk posting komentar.




