Komunitas Sahaja Gelar Pemutaran Film Iran
Diposting: Senin, 25 Januari 2010 / 06:51:16 | Oleh: annida | Kategori: Berita Komunitas
Halaman ini diakses sebanyak: 98 kali
Rating: 0
“Kenapa film Iran, menurut saya karena film-film
Iran ini unik. Apalagi kalau kita mengingat kondisi sosial di negara tersebut,
kehadiran film-film ini menunjukkan kreativitas orang-orang sana dan kita di
Indonesia bisa belajar darinya,” jelas Ni Made Frischa
Aswarini, kordinator acara tersebut.
Menurut perempuan
yang akrab disapa Frischa ini, pemutaran film-film tersebut merupakan ajang
pembacaan tafsir film bagi generasi muda Bali. Selama ini diskusi-diskusi film
di kalangan anak-anak muda Bali masih sangat jarang digelar. Diskusi film
dinilai Frischa sebagai sesuatu yang cukup penting agar sebagai penonton,
anak-anak muda dapat mengkrtisi sebuah produksi film yang ditontonnya.
“Ini sebagai
pembelajaran penonton aktif, artinya kita nggak lagi pasif menonton dan
menerima bulat-bulat apa yang kita tonton,” lanjut Frischa.
Diskusi film yang
digelar setelah pemutaran film setiap sesinya memberikan gambaran bahwa
film-film produksi Iran memang tak bisa dianggap remeh. Selain memegang jaminan
mutu, film-film Iran biasanya bertutur tentang kerja keras, hingga realitass
sosial yang begitu nyata dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Nuansa perang atau
ketertindasan kadang-kadang memang muncul karena kondisi Iran saat ini memang
seperti itu. Tapi dari sana justru kita bisa lihat bagaimana masyarakat Iran
memiliki semangat dan alasan untuk tetap hidup. Dan pesan-pesan inilah yang
selalu muncul dalam film-film Iran. Minimalnya pada empat film yang kami putar
ini. Tak heran bila dalam liga festival Internasional, film-film Iran punya
tempat tersendiri dan selalu berjaya,” urai Frischa.
Ke depan, bersama
dengan Bentara Budaya Bali, Komunitas Sahaja akan mengagendakan
pemutaran-pemutaran film sebagai agenda rutin setiap bulannya. Frischa menilai,
melalui film-film bermutu, inilah baik Komunitas Sahaja maupun Bentara Budaya
Bali ingin memperkenalkan sekaligus meningkatkan minat dan kecintaan generasi
muda Bali terhadap dunia perfilman. [nyimas]
Lampiran movie tidak tersedia.
Belum ada Komentar pada posting ini. Jadilah komentator pertama.
Anda harus login dulu untuk posting komentar.




