OBSESI MENJADI PEMAIN PSSI
21 Nov 2011 | Rubrik: Info Buku - Dibaca: 627 kali
RUBRIK RESENSI
Judul Buku : Sebelas Patriot
Penulis : Andrea Hirata
Penerbit : Bentang Pustaka, Yogyakarta
Terbit : Pertama, Juni 2011
Tebal : xii + 112 halaman
Peresensi : Sam Edy Yuswanto
Sebelas Patriot, adalah judul novel karya Andrea Hirata yang ketujuh. Sebagaimana novel-novel sebelumnya, novel ini masih berkisah tentang Ikal, yang kali ini tengah berjuang mati-matian agar bisa menggapai impiannya menjadi pemain PSSI. Ya, itulah salah satu kelebihan seorang Andrea Hirata yang cukup piawai menciptakan sebuah karya (hingga tujuh judul) di mana antara novel yang satu dengan lainnya masih terus berkesinambungan. Dan ajaibnya, semua novel-novel karyanya yang diterbitkan oleh Penerbit Bentang, terbilang selalu laris manis di pasaran.
Novel berjudul “Sebelas Patriot” ini juga menceritakan masa muda ayahnya Ikal yang sarat akan perjuangan, termasuk perjuangan dalam membela Belitong, tanah kelahirannya (yang terkenal meruah hasil tambangnya) agar jangan sampai diinjak-injak dan dikuasai oleh kolonial Belanda. Karakter orang-orang Belanda pada masa itu yang selalu berlaku curang (termasuk dalam setiap pertandingan sepak bola) tidak membuat ayah Ikal dan kedua saudaranya menyerah begitu saja dengan kesewenangan Belanda.
Kisah tentang ayah Ikal yang bermimpi ingin menjadi pemain sepak bola handal yang lantas membuat Ikal ingin melanjutkan cita-cita sang ayah yang terpenggal setelah tempurung kaki kirinya hancur akibat disiksa oleh orang-orang Belanda setelah tim Belanda kalah saat bertanding. Ikal begitu terobsesi ingin menjadi pemain PSSI. Sungguh, Ikal ingin sekali membuktikan kepada sang ayah yang semasa muda dulu memiliki idealisme tinggi dan pantang menyerah pada keadaan.
Novel ini juga bercerita tentang arti cinta seorang anak pada sang ayah dan sebaliknya; cinta dan pengorbanan sang ayah terhadap anaknya. Juga mengajarkan kita untuk lebih menghargai negeri tercinta ini. Dan sebagaimana ke-khas-an novel-novel Andrea Hirata sebelumnya, novel ini selain mengharu biru, juga dibumbui dengan komedi dan hal-hal konyol yang akan membuat kita tersenyum-senyum geli saat membacanya.
Satu lagi, novel Sebelas Patriot juga memberikan bonus CD yang berisi 3 buah lagu karyanya Andrea Hirata yang berjudul: Sebelas Patriot, Sorak Indonesia, dan PSSI Aku Datang. Ketiga lagu tersebut merupakan lagu rakyat yang didesain untuk dinyanyikan secara bersama-sama, lagu yang berisi semangat, sekaligus lagu yang dipersembahkan buat para suporter kita agar lebih mencintai Indonesia dan turut mendukung PSSI saat bertarung melawan rivalnya.
Hmm, novel yang benar-benar keren dan mantap banget, ya?[Sam Edy Yuswanto]
***
5 Komentar :
Wah,keren neh buku..aku dah khatam lebih dari 1 kali. maju PSSI. Ganyang lawan di Sea Games ke-26...:-)
muna masyari
hem, resensi yang renyah, ringan, kriuk-kriuk, persis seperti snack..
salut buat peresensinya. tapi, setiap karya tentu memiliki minus-plus (baik objektif maupun subjektif). nah, itu yang sebenarnya saya suka, ketika peresensi, dengan kejeliannya, mampu menilik secara tajam, apa saja kelebihan sekaligus kelemahan buku beliau kupas. mengingat, tidak ada karya yang sempurna, atau jelek keseluruhannya.
di sini, saya belum menemukan itu. masih cukup datar. namun, tetap ini menjadi resensi yang pantas dipilih Nida, dengan ulasannya yang mudah dicerna. seperti yang saya bilang; renyah, ringan, dan gurih, tanpa cabe (?) hehehe... selamat, Mas Edy. salam.
terima kasih buat Untung di Madura yang sudah menyempatkan membaca...
Buat Muna masyari: Trims atas sarannya yang bagus banget, moga ke depan saya bisa menulis yang lebih oke lagi ya,
resensi yang renyah dan mengalir lancar. resensi ini juga sangat tepat pada moment sea games. saya bukan hanya kagum pada tokoh ikal, tetapi juga kagum pada penulis resensinya. selamat!
Isi Komentar :




