Untitled Document

Kategori : Komentar Cerpen Rijek

Dibaca : 2416 Kali

Cerita Pendek yang Terlalu Pendek

Sudah banyak kali Nida menerima cerpen yang benar-benar pendek. Kalau masih bisa ditoleransi dan jalan ceritanya plus amanatnya cukup oke, bisa Nida muat. Seperti nasib cerpen Gara-gara Utang. Akan tetapi, kalau masih bisa digali lebih lanjut... Nida akan menyarankan penulisnya untuk merevisi, daripada sayang cerpennya baru setengah matang.

Seperti cerpen yang akan Nida bahas kali ini.

Judul: Shaman
Penulis: Faira Ismail

Cerpen ini secara gaya bahasa sudah mengalir, secara jalan cerita sudah mengalur. Sayangnya... Klimaks cerita dibikin terlalu gampang, terlalu singkat, sehingga kesan pendeknya cerita makin kentara.

Padahal kalau penulis mau mengoprek-oprek (apa coba?) adegan klimaks cerpennya, tentu bisa terasa lebih menohok. Jangan tiba-tiba sang tokoh "tersasar" di tempat yang penuh dengan anak-anak cacat yang hebat. Kemudian dalam sekejap ia ingin bertobat.

Sayang sekali kalau cerpen ini hanya dipungkas seperti itu. Kesadaran tokoh utama yang terlalu singkat, super cepat, membuat pembaca tidak merasa nikmat.

Kebetulan, halaman cerpen ini juga masih sedikit, sehingga penulis masih bisa mengeksplorasi puncak konflik agar cerita lebih menginspirasi.

Berikut ini tips untuk Sobat Nida yang sulit memperpanjang cerpen, padahal jumlah halaman masih sedikit:

1. Perhatikan pembukaan cerpen, apakah sudah memadai atau masih terlampau singkat?
2. Lihat kembali klimaks cerpen, apakah terasa instan? Jika ya, upayakan untuk diubah. Lebih sabar dalam mengakhiri cerpen.
3. Apakah cerpenmu hanya berisi narasi? Cobalah bermain dengan deskripsi. Karena kalimat deskripsi biasanya lebih panjang.
Contoh: deskripsikan tokohmu, seperti apa fisiknya: bentuk wajah, mata, hidung, tinggi badan, warna rambut, juga seperti apa sifat dan kebiasaannya. Jadi panjang dan lebih terimajinasi bukan?

Deskripsikan pula tempat dan suasana dalam cerita. Agar perasaan pembaca lebih terhanyut.


Berbagi Tulisan

Artikel Sebelumnya :

  • Cerpen Bagus Tapi Ending Gak Terurus
  • Bukan (sekedar) Catatan Perjalanan
  • Cerita Yang Menyisakan Tanya
  • Tidak Sekedar Kesan Tapi Juga Pesan
  • Strategi Meneror Redaksi
  • Bukan Lihat Nama, Melainkan Karya (Pentingnya motivasi dalam cerita)
  • Jika Cerpen Terinspirasi dari Kisah Nyata
  • Kala Konflik Cerita Terasa Maksa
  • Bukan Tidak Bagus, Hanya Tidak Fokus
  • Logika, Bikin Cerita Lebih Nyata
  • Tema yang Unik Biar Asyik
  • Menyoal Konflik yang Kurang Pelik
  • Judul yang Kurang Bombastis
  • Pembukaan yang Nendang
  • Saat Dialog dan Narasi Kurang Proporsi
  • Untitled Document