Jum'at, 18 Mei 2012 / 26 Jumadil Akhir 1433 H
Login | Register

file
    Share

AKSI NYATA UNTUK RUMAH DUNIA

06 Juni 2011 | Rubrik: Resensi - Dibaca: 731 kali

Judul Buku        : TIGA OMBAK

Penulis             : Gol A Gong

Penerbit            : Gong Publishing

Harga Buku       : Rp. 40.000 (belum termasuk ongkir)

Kontak penerbit : 0821-22-56-34-99

 

 

Membaca kumpulan 3 novelet ini, serasa memasuki "dunia lain" yang mungkin sudah sering kita saksikan di layar kaca, tapi jarang yang mampu menerjemahkannya ke dalam kata-kata tertulis yang hidup dan menyayat seperti ini. Dunia gelap yang ingin ditinggalkan dengan segala daya upaya, tapi sulit.

 

Novelet pertama berjudul Moonlight, berkisah mengenai tokoh Dondon yang hidup dari arena pertarungan tiap malam purnama. Ia ingin sekali mengakhiri dunia gelapnya tersebut, mencoba pekerjaan lain yang tak menantang maut, namun tentu saja keinginannya itu tak semudah menjentikkan jari.

 

Jujur saja, novelet ini benar-benar berhasil menyeret pembaca ke dalam cerita, sehingga ketika terjadi perkelahian di arena pertarungan pada malam purnama, pembaca bisa ikut merasakan sensasi terkena pukulan, dada terhantam sepatu boot, bahkan ikut mengaduh ketika sang tokoh jatuh terjerembab dengan bibir pecah. Hati-hati kalau badan terasa sakit dan lebam! Mungkin karena pas baca novelet ini salah ambil posisi, hehe...

 

Selain menampilkan aksi-aksi laga, novelet ini juga menyajikan tema persahabatan, antara Dondon dan Bingo. Juga harapan dan impian, sebagaimana harapan Dondon pada pendidikan adiknya. Yang pasti, meskipun cerita terasa sangat singkat, tapi siapapun penggemar film laga, atau yang sedang belajar bela diri, atau penggemar komik Kungfu Boy, atau penonton Karate Kid, musti memiliki novelet Tiga Ombak ini deh! Macho bangets.

 

Novelet Kedua di buku ini berjudul Al Bahri, yang datang dari lautan. Ia dibesarkan oleh seorang nahkoda kapal, sejak kecil setiap hari Al Bahri dilemparkan ke lautan untuk menantang lumba-lumba, lalu pada usia tujuh tahun ia dilepas ke daratan, dan ditinggal berlayar oleh sang nahkoda yang ia tak ketahui siapa namanya. Al Bahri hanya tahu nahkoda itu adalah "bapak"nya.

 

Kisahnya unik, dan sajak-sajaknya menarik. Perlu dibaca sendiri!

 

Sementara itu, novelet ketiga berjudul Anak Malam, novelet yang dibuka dengan amat mengenaskan dalam bab berjudul "Malam Penuh Darah", di mana sang suami tega menjual tubuh istrinya sendiri demi uang. Beuh, benar-benar menggambarkan betapa menyeramkannya syetan berwujud manusia! Lalu bagaimana cerita selanjutnya? Mending beli aja sendiri noveletnya! Lagipula tidak hanya tiga novelet ini saja yang bisa kita dapatkan dengan membeli buku ini, tapi juga amal jariyah, insya Allah.

 

Kumpulan Novelet "Tiga Ombak" ini lahir sebagai aksi nyata untuk pembebasan tanah Rumah Dunia (RD), Banten. Sobat Nida pasti jadi lebih semangat membeli, karena 100% uang royalti buku ini akan dipergunakan untuk membebaskan Taman Budaya Rumah Dunia seluas 1800 meter persegi! Artinya, dengan membeli buku "Tiga Ombak” ini, sama saja kita telah memberi bantuan donasi, apalagi kalau kita mereferensikan teman kita untuk turut membeli buku ini, wah... tambah mantap tuh!

 

RD sudah menjadi pusat learning centre di Banten terutama Serang, sehingga membutuhkan ruang lapang untuk berekspresi. Di tanah itulah, kelak akan dibangun gedung yang multifungsi untuk teater, aula, dan olahraga, disamping ketersediaan WC Umum dan air bersih untuk masyarakat sekitar yang notabene masih menengah ke bawah.

 

Untuk membebaskan tanah tersebut, sisa yang harus dibayar RD ialah 300 juta rupiah, yang harus dibayar dalam dua tahap, Juli dan Desember masing-masing 150 juta rupiah. Untuk tahap Juli, RD sudah berhasil mengumpulkan 50 juta rupiah, sisanya diupayakan dengan berbagai cara. Diantaranya pembuatan kupon donasi, pengumpulan koin di sekolah-sekolah, menyisihkan honor menulis teman-teman RD untuk tanah, sumbangan dari institusi yang berkunjung ke RD, dan penjualan buku Gong Publishing yang disisihkan untuk tanah (buku ini salah satunya).

 

Gimana, Sob,ada yang berminat membeli buku ini? Nida saranin sih jangan beli kalau nggak mau dapetin cerita khas Gol A Gong (Sobat Nida pasti sudah tahu lah gimana kualitas penulis satu ini!) dan pahala membantu RD. So, sudah dapet  jawabannya? Buru deh serbu di toko buku terdekat atau pesan langsung via RD. [Syamsa & Nurjanah]