Istiqomah

Diposting: Sabtu, 19 September 2009 / 09:58:10 | Oleh: annida | Kategori: Aimbox

Halaman ini diakses sebanyak: 339 kali Kirim ke teman via email Cetak konten ini

Rating: 0

Istiqomah

oleh Ganiyu Rijal Yaris, Sutradara, alumnus IKJ

Salut buat Lulu Fahrullah dan awak kru-nya untuk pembuatan film pendek berjudul ISTIQAMAH. Film ini mempunyai kekuatan cerita yang unik, tentang konflik internal si tokoh utama yang sedang bimbang karena bertaubat, karena ditentang oleh teman-temannya.

Usaha Lulu dalam menyampaikan cerita secara filmis cukup menarik, misalnya adegan tetesan air (mata) yang jatuh di kata annissa di dalam Al Quran. Dengan penempatan shot di awal film, membuat penonton menjadi penasaran untuk mengetahui cerita selanjutnya.

Kalau suara efek tik-tak jam nya di sinkronkan, akan lebih berhasil Lu. Memang hal yang sepele, namun karya seni, apalagi film, juga dinilai dari detilnya..

Selanjutnya Lulu bereksperimen dalam memvisualkan suara teman-temannya yang membuat hati tokoh utama galau. Kita melihat teman-teman dan pacarnya yang gaul dan jauh dari alim, mengomentari pedas tokoh kita yang sudah taubat. Namun yang mengganggu saya adalah pemilihan karakter teman-teman yang datar. Terutama ada temannya yang ngaku suka dugem, tapi secara fisik dia tidak terlihat seperti penggemar dugem. Sutradara harus lebih memanfaatkan sarana visual yang ada untuk membantu cerita.

Kalau saja tim artistik bisa mengambil peran untuk menambah asesoris gaul kepada mereka, misalnya kacamata gaul yang besarnya nutupin muka, atau tata rambut gaul yang ekstrim, kawat gigi (ada temen yang udah pake?), anting untuk mantan pacarnya... sehingga bisa mengangkat cerita lebih kuat lagi.

Shot shot big close up berhasil untuk membawa penonton lebih intim dengan tokoh beserta masalahnya. Oh ya.. properti yang menempel di ujung mata lumayan mengganggu susana, kalau diganti mata yang berkaca-kaca atau air mata yang menetes akan lebih mendukung mood. Tetapi kalau ternyata hal itu adalah usaha tim artistik untuk membuat seolah olah habis bangun tidur, it works... tapi agak geli juga..

Lulu mengakhiri ceritanya dengan manis lewat VO (voice over) ibu sang tokoh untuk mendukung keputusan bijak tersebut, dilanjutkan dengan iringan petikan gitar Dewa Bujana dalam lagunya GIGI yang bertema taubat.

Untuk menginformasikan bahwa itu adalah suara ibunya, gambar mengarah pada foto ibu dan anak... Keputusan yang tepat dan elegan. Karena kalau saja gambar diisi dengan ibunya yang sedang bicara, terlalu verbal dilihatnya dan tidak terlihat beda degan teman-temannya.

Overall.. Lulu sudah berhasil membawa film ini menang di festival Film pendek Islami UNPAD tahun 2008. Dengan adanya penghargaan tersebut mudah-mudahan Lulu dan teman-temannya lebih terpacu lagi untuk membuat film positif agar dapat mempertahankan gelar juaranya, kalau bisa ikut di festival luar negeri. Tetap semangaaaat...

Download Movie

Tidak ada posting sebelumnya

Belum ada Komentar pada posting ini. Jadilah komentator pertama.

 

Anda harus login dulu untuk posting komentar.

Iklan

lmcpi-kecil.jpg

download_form.jpg

iklan-buku-nida-small.jpg

pustaka-annida.jpg

sang murabbi.gif

 
 
 
 
Username :
Password :
Username :
Password :
E-Mail :
Kode Validasi : Visual CAPTCHA

Ketik 6 (Enam) Digit Kode Validasi

Username :