5 Hewan Fasik yang Boleh Dibunuh di Tanah Haram

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida udah tahu belum, ternyata ada hewan-hewan yang diperbolehkan untuk dibunuh di tanah haram lho.

Yak, tanah haram yang di maksud adalah kota Makkah dan Madinah.

 
Jadi seperti yang kita sudah ketahui, bahwa di tanah haram ini memang ada hal-hal yang dilarang untuk dilakukan di sana. Termasuk membunuh hewan. Tapi ada pengecualian untuk lima binatang berikut ini.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَمْسٌ مِنْ الدَّوَابِّ مَنْ قَتَلَهُنَّ وَهُوَ مُحْرِمٌ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ الْعَقْرَبُ وَالْفَأْرَةُ وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ وَالْغُرَابُ وَالْحِدَأَةُ
 
Dari 'Abdullah bin 'Umar radliallahu 'anhuma bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ada lima jenis hewan melata yang siapa membunuhnya tidak berdosa sekalipun sedang ihram, yaitu kalajengking, tikus, anjing galak, burung gagak dan burung rajawali". (HR Bukhari No 3067)
 
Tentu saja hal ini dilakukan jika binatang-binatang tersebut dirasa sudah cukup mengganggu atau mengancam nyawa ya Sob.
Inget, hanya lima binatang di atas. Selain itu nggak boleh. Dan kalau sampai ada yang sengaja membunuh hewan selain lima di atas, pelakunya harus membayar kafarat!
 
Allah SWT berfirman:
 
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَقْتُلُوا الصَّيْدَ وَاَنْـتُمْ حُرُمٌ  ۗ  وَمَنْ قَتَلَهٗ مِنْكُمْ مُّتَعَمِّدًا فَجَزَآءٌ مِّثْلُ مَا قَتَلَ مِنَ النَّعَمِ يَحْكُمُ بِهٖ ذَوَا عَدْلٍ مِّنْكُمْ هَدْيًاۢ بٰلِغَ الْـكَعْبَةِ اَوْ كَفَّارَةٌ طَعَامُ مَسٰكِيْنَ اَوْ عَدْلُ ذٰ لِكَ صِيَامًا لِّيَذُوْقَ وَبَالَ اَمْرِهٖ  ۗ  عَفَا اللّٰهُ عَمَّا سَلَفَ  ۗ  وَمَنْ عَادَ فَيَنْتَقِمُ اللّٰهُ مِنْهُ  ۗ  وَاللّٰهُ عَزِيْزٌ ذُو انْتِقَامٍ
 
"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu membunuh hewan buruan, ketika kamu sedang ihram (haji atau umrah). Barang siapa di antara kamu membunuhnya dengan sengaja, maka dendanya ialah mengganti dengan hewan ternak yang sepadan dengan buruan yang dibunuhnya, menurut putusan dua orang yang adil di antara kamu sebagai hadyu yang dibawa ke Ka'bah, atau kafarat (membayar tebusan) dengan memberi makan kepada orang-orang miskin, atau berpuasa, seimbang dengan makanan yang dikeluarkan itu, agar dia merasakan akibat buruk dari perbuatannya. Allah telah memaafkan apa yang telah lalu. Dan barang siapa kembali mengerjakannya, niscaya Allah akan menyiksanya. Dan Allah Maha Perkasa, memiliki (kekuasaan untuk) menyiksa." (QS. Al-Ma'idah [5] :95)
 
Ya buat pengetahuan buat kita aja nih Sob. Terutama yang mau melaksanakan ibadah haji dan umroh. Jangan sampai karena kita nggak tahu jadi sembarangan ngebunuh hewan. Meskipun cuma serangga kecil.
Wallahua'lam bishowab.

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...